Dua Pejabat Gayo Lues Diduga Terlibat Judi, Warga Desak Pemerintah Daerah Ambil Sikap Tegas

DELIK JAKARTA

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 18:27 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Beredarnya informasi mengenai dugaan keterlibatan dua pejabat Kabupaten Gayo Lues dalam aktivitas perjudian di sebuah warung kawasan Blangkejeren memicu sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Kedua pejabat yang disebut-sebut dalam isu tersebut merupakan kepala instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, yakni dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Masyarakat menilai dugaan tersebut mencoreng citra birokrasi dan tatanan pemerintahan daerah, terlebih di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana banjir berulang di sejumlah wilayah yang belum sepenuhnya pulih. Sorotan juga mengarah pada kinerja kedua instansi yang dinilai memiliki peran strategis dalam pelayanan publik dan penanganan persoalan daerah.

Kritik turut disampaikan terhadap pemerintah daerah terkait penanganan dugaan kasus tersebut. Warga mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menegakkan disiplin terhadap aparatur, mengingat masyarakat umum yang terlibat perjudian dapat dikenai sanksi hukum, sementara pejabat publik dinilai harus menjadi teladan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh masyarakat yang dikenal dengan nama Mafia Ucak menyatakan dirinya menyampaikan keresahan warga Kabupaten Gayo Lues atas dugaan perilaku dua pejabat tersebut. Menurut dia, apabila dugaan itu terbukti benar, maka pemerintah daerah harus mengambil langkah tegas sebagai bentuk evaluasi terhadap pejabat yang bersangkutan.

“Kalau itu dianggap hal biasa, masyarakat tentu bisa menilai sendiri arah kepemimpinan daerah. Namun jika itu dinilai sebagai pelanggaran dan kegagalan moral pejabat, maka bupati perlu mempertimbangkan langkah evaluasi,” ujar Mafia Ucak.

Hingga kini, masyarakat masih menunggu sikap resmi pemerintah daerah terkait dugaan tersebut, termasuk kemungkinan langkah pembinaan maupun evaluasi terhadap pejabat yang disebut dalam informasi yang beredar. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan penjelasan terbuka guna menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan. ******

Berita Terkait

Polda Aceh Diminta Menindak Dugaan Galian C Ilegal di Gayo Lues
Tahun Anggaran 2025 Berakhir, Proyek PUPR Gayo Lues Tetap Berjalan, Diduga Langgar Aturan Keuangan Negara
Mahasiswa Desak APH Tindak Kaban Keuangan Gayo Lues: Rp24,6 Miliar SPM Tak Dibayar, Tata Kelola Keuangan Dinilai Busuk
Rp24,6 Miliar Tak Dibayar, Tata Kelola Keuangan Gayo Lues Dipertanyakan
SKPK Mengeluh Honor Perjalanan Dinas dan ATK Ditahan Keuangan Gayo Lues
PT. Pelita Nusa Perkasa Diduga Memakai Material Ilegal untuk Pekerjaan Proyek-proyek di Kabupaten Gayo Lues, LSM KOREK Desak Polda Aceh Bertindak
Kapolres Gayo Lues: Penghargaan Merupakan Komitmen Pimpinan untuk Menumbuhkan Budaya Apresiasi di Lingkungan Polri
Panwaslih Gayo Lues Gelar Penguatan Kelembagaan, Perkuat Sinergi Jelang Pemilu Berkualitas

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:38 WIB

Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Lapas Labuhan Ruku Tegaskan Komitmen Transparansi Informasi

Senin, 27 April 2026 - 20:46 WIB

Peringati HBP Ke-62, Lapas Labuhan Ruku Ikuti Tasyakuran Virtual Via Zoom Bersama Pusat dan Beri Penghargaan Kepada Mitra Strategis

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Ayah Tiri Diduga Mau Gayang Anak Dibawah Umur 14 Tahun di Kutacane

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:49 WIB

Jakarta

#SamsuriCapres2029

Senin, 4 Mei 2026 - 03:16 WIB